Cerita sex facebook rintihaan nikmat pembantu tua ketika kuentot Sex chat free talk back free everything

Ditunjang dengan kulitnya yang kuning langsat mulus dan rambut sebahu, wajahnya yang manis sering membuat pemuda desa terpaku dan menelan ludah saat gadis itu lewat dengan goyangan pinggulnya.Pantatnya yang montok selalu menonjol di balik rok seragam sekolahnya, yang biarpun di bawah lutut, ketatnya memperlihatkan garis celana dalam gadis itu.Cerita Sex Perawan Kini selain terdaftar di kota asalnya, ia juga resmi penduduk sebuah desa yang agak terpencil.

cerita sex facebook rintihaan nikmat pembantu tua ketika kuentot-5

Sekarang ini istrinya di sini sudah ada tiga orang, semuanya masih belasan tahun dan cantik-cantik, namun masih suka menggoda Wulan tiap kali bertemu. Pekikan Wulan tertahan sumpalan celana dalam saat Ta meremas buah dada gadis itu dengan kerasnya. Wulan sambil merintih tidak jelas menggelengkan kepala dan meronta berusaha menolak, namun semua usahanya sia-sia, dan gadis itu kembali terpekik dan tersentak karena Ta kini dengan kuat meremasi kedua payudaranya yang kencang menantang. Kepala gadis itu terasa berputar menyadari ia akan hamil. Wulan kembali tersadar oleh dengusan napas di depan wajahnya.

Bahkan baru saja ia pernah berusaha melamar gadis itu namun tidak berhasil. Sekarang kita akan nikmati malam pertama kita.” kata Ta sambil menyeringai. Rontaan dan pekikan gadis cantik itu sama sekali tidak digubris. Sekarang biar Kangmas ambil perawanmu…” sambil berkata begitu Ta menghujamkan kejantanannya memasuki hangatnya keperawanan Wulan. Memang benar kata orang, gadis seperti Wulan memang sangat memuaskan, wajahnya yang cantik, buah dadanya yang tegak menantang bergerak naik turun seirama napasnya yang tersengal-sengal, tubuhnya yang montok telanjangbersimbah keringat, kedua pahanya yang mulus bagai pualam tersentak terkangkang-kangkang, bibir kemaluannya tampak megap-megap dijejali kejantanan Ta yang begitu besar. Sebelum sadar sepenuhnya, sengatan perih di selangkangannya membuat gadis itu terpekik dan meronta.

Wulan berusaha bangun, namun tangan dan kakinya tetap lemas tidak dapat bergerak.“Tenang saja Nduk, nggak usah banyak gerak. Tidak sengaja Wulan melihat ke dinding kamar, dan dari cermin besar yang terpasang di sana, ia menyadari kedua tangannya terikat menjadi satu di atas kepalanya, demikian juga kedua kakinya yang terentang ke sudut-sudut ranjang, seperti huruf Y terbalik. Ta kemudian menempatkan kejantanannya tepat di depan bibir kemaluan Wulan.“Diam Sayang! Selaput dara gadis itu terasa sedikit menghalangi, namun bukan tandingan bagi keperkasaan kejantanan Ta yang terus menerobos masuk.“Haanggkk..! ” Napas gadis itu terputus-putus dan matanya yang bulat indah terbeliak lebar saat Wulan merasakan perih tiba-tiba menyengat selangkangannya. Sementara dinding kemaluannya terasa seperti mencucup-cucup tiap kali gadis itu terpekik tertahan. Namun tangan dan kakinya tidak mau bergerak, dan pekikan-pekikannya tidak dapat keluar.

Seluruh tubuhnya tertutup selimut, namun ujung selimut yang tersingkap memperlihatkan sebagian paha gadis itu. Ia mulai teringat saat berlari ke rumah neneknya tadi seseorang menariknya dari belakang dan menempelkan sesuatu yang berbau menyengat ke wajahnya, kemudian semuanya menjadi gelap, hingga akhirnya ia kemudian tersadar di situ. Tubuh montok gadis itu tergeliat-geliat merangsang dengan napas tersengal-sengal sambil terpekik tertahan-tahan ketika Ta dengan perkasa menggenjotkan kejantanannya menikmati hangatnya kemaluan perawan Wulan yang terasa begitu peret.“Aahh… Wulan dengan airmata berlinang merintih memohon ampun, namun tusukan demi tusukan terus menghajar selangkangannya yang semakin perih. Dengan gemas Ta kembali menggenjotkan kejantanannya menikmati keperawanan Wulan.

Ternyata ia berada dalam sebuah kamar yang belum pernah dilihatnya, terbaring di atas ranjang empuk dan besar yang berwarna merah jambu.

Dari jendela yang tertutup terbayang hari sudah gelap.

Cerita berikut ini bukan pengalamanku sendiri, melainkan pengalaman seorang rekanku, sebut saja dia Ta.

Kami memang punya “hobi” yang sama, namun Ta punya trik tersendiri untuk menyalurkan hobinya.

Entah berapa kali Wulan pingsan ketika Ta mencapai puncak, hanya untuk tersadar ketika tubuhnya kembali dinikmati dengan buasnya. Sayang laki-lakinya kabur, tapi saya tahu orangnya! Kini gadis telanjang bulat itu berdiri tegak dengan tangan terikat ke atas.

120 Comments

  1. franguli hipermarketebisa da supermarketebis qseli ,,karfuri” er T-er Ti yvelaze Zlieri warmomadgenelia sacalo va Wroba Si.

  2. Twin 1 CRL 56mm NT 1.5mm, Twin 2 CRL 56mm NT 3.5mm Risk of Trisomy 21 based on maternal age = 0 Adjusted risk of Trisomy 21 for the pregnancy = 1:7 Ms X is aware that the nuchal translucency measurements have resulted in an increased risk for Down’s syndrome for the pregnancy. For the vertebral arteries, the direction of flow and waveform type, when pathological, should be recorded i.e.

Comments are closed.